How many visitors in my blogger ? :D

26/07/11

Selamat tinggal guruku ;'']

Senin, 26 Juli 2011

   Oke sekarang pelajaran bahasa Indonesia, lumayanlah bisa bercanda sedikit ahahaha. kalo Bahasa Indonesia gak terlalu ketat kayak pas kelas 7 -,-. Aku melihat diriku di jendela sambil membenarkan kerudung segi empatku, aku tidak memakai ciput karena kalau pakai itu kepalanya jadi lumayan pusing. Aku keluar dari kelas dan melihat diriku di jendela kelasku. Aku menarik temenku, Qila, "Eh cang temenin gue ngaca yuk" Ajakku, lalu Qila mengangguk menandakan iya. Pas ingin menuju kaca untuk membenarkan kerudungm tertiba saja guru Bahasa Indonesiaku datang, Pak Maryadi. Ya tentu saja aku tidak jadi ke kaca. Pak Maryadi menjinjing tas yang berisikan laptop miliknya. Lalu ia memasuki kelasku yang sangat berisiknya, walaupun kelasku adalah kelas bilingual tetap saja kelasku berisik setiap kali tidak ada guru yang memasuki kelasku. Lalu, akupun ikut masuk. Pas ingin duduk di bangkuku tepatnya disebelah Qila, tempatku di duduki oleh Aqis. Mau tidak mau aku duduk dengan Farah. Eh di oper lagi, jadi gak duduk di bangku Farah dan Aqis.

   Pembukaan doa telah selesai, pelajaran dimulai. Aku tidak terlalu serius kalo belajar tapi mengapa nilaiku lumayan bagus terus (amin). Pelajaran Bahasa Indonesia sedang belajar tentang Laporan. Pak Maryadi memberikan kami tugas, tugasnya adalah membuat laporan tentang upacara di sekolah tadi. Aku mengerjakan sambil bercanda sama Mutia, Farah dan Alvin. Aku tertawa cekakan saking lucunya ahahha. Pas mengerjakan tugas tersebut, kelas sangatlah berisik tetapi, pak Maryadi tidak mengomeli kami. Tugasku selesai, tinggal tugasnya Alvin yang belum terselesaikan, lalu aku, Mutia dan Farah menyenggol tangan Alvin ketika ia menulis aahaha. Lalu pak Maryadi memberi kami tugas perkelompok tentang laporan fasilitas sekolah, bel berbunyi, jadi kami tidak sempat untuk mengerjakan tugas tersebut.

Malam harinya,
aku sedang duduk di tempat lesku, pelajaran di mulaim aku mengambil waktu iseng untuk ber SMSan bersama teman-temanku. Pas aku melihat SMS, ternyata sms tentang berita duka meninggalnya almarhum Pak Maryadi. Aku kaget, shock, dan tidak percaya sama berita tersebut. Pas aku menayakan kepada temanku yang lain ternyata benar, pak Maryadi meninggal dunia. Aku sangat-sangatlah sedih, kenapa guru yang enak, sabar dan baik itu di ambil cepat nyawanya? Padahal baru dua kali pembelajaran oleh beliau. Padahal pas di dalam kelas, beliau masih terlihat segar dan bugar. Mengapa ini terjadi? Aku masih gak percaya.

Hari ini,
aku datang ke sekolah untuk apel pagi dan mendoakan pak Maryadi. Lalu teman-temanku main ke rumahku dan mengelawat ke kuburan almarhum. Hanya aku, Astira dan Andri., Sebenarnya, yang ikut bersama kami banyak tetapi malah pada salah jalan. Yang lainnya, sudah menyelawat duluan. Aku mau hampir nangis ketika di kuburannya. Semoga saja, almarhum dapat di sisi Allah SWT *amin*, aku masih gak percaya atas kepergiannya yang begitu cepat. Memang kematian seseorang tidak dapat di ketahui oleh manusia. Sekarang, guru asyik tidak ada lagi, tidak ada penyabar seperti beliau:(, aku masih mengenang beliau ketika beliau mengajariku. Semoga, Allah menjaga dirinya *amin* O;']

Tidak ada komentar:

Posting Komentar