Tidak Lama kemudian, sampailah mereka di rumah pohon. Lavina mengendarai sepedanya, Shinta pun juga. Lalu mereka memanjati pohon untuk sampai di rumah pohon. Sampai juga di rumah pohon, lalu mereka bingung apa yang mereka ingin kerjakan, Shinta mempunyai ide untuk membersihkan rumah pohon mereka tersebut. Lalu Shinta mengajak Lavina untuk membereskan rumah pohon. Lavina menyetujui. Lalu mereka membereskan rumah pohon. Di Rumah pohon tersebut sudah di lengkapi oleh peralatan kebersihan yang sangat lengkap.
Mereka membersihkan. Di dekat jendela ada sebuah papan tulis kecil yang digunakan untuk memberitahukan suatu acara. Saat Shinta ingin mengelap jendela, di sana ada sebuah tulisan:
Tanggal 04 maret lomba basket di Smpn Bakti Kerantina, wish me luck guys by- Lintang
Tanggal 06 maret lomba band di Smpn Loadingpart –Doni
Lalu, Shinta membaca. Shinta berkata di dalam hati “Hah? Ada lomba? Wah hebat! Berarti bentar lagi ada lomba dong? Pantesan tuh anak gak dating ke sini biasanya mereka paling sering ke sini, tapi kalo ada lomba kenapa pas libur ya?” Tanya Shinta dalam hati. “Sudahlah abaikan” Ucap Shinta menambah dan melanjutkan memebersihkan.
Satu Jam Kemudian…
“Akhirnya selesai juga ya membereskannya” Ucap Lega Lavina. “Eh laper gak?” Tanya Shinta. “Iya, makan yuk, eh btw, dimana tuh si Doni sama Lintang?” Tanya Lavina lagi “Lagi pada latihan buat lomba, si Doni lagi latihan buat lomba di Loadingpart, kalo Si Lintang lagi latihan buat lomba basket di Smpn Bakti kerantina” Jawab Shinta
“Alhamdulilah akhirnya selesai juga latihannya” Ucap bersama Lintang dan Doni sambil duduk di bangku taman yang tidak jauh dari tempat mereka latihan dan rumah pohon mereka. Mereka latihan di dalam satu gedung tetapi beda ruangan. “Eh don, udah selesai latihannya kamu?” Tanya Lintang “Udah dong, kamu sendiri?” Tanya balik Doni “Udah” Jawab Lintang. “Eh ke rumah pohon yuk” Ajak Doni. Lalu lintang mengangguk tanda iya.
Kedua sahabat mereka, Lavina dan Shinta asyik mengobrol tentang mereka dan tidak menyadari kehadiran mereka. “Ekhem..” Lintang berdekhem “Ngomongin apa tuh? Tanya usil Doni “Nggak” Jawab serempak Lavina dan Shinta. Ketika itu ruangan sepi dan sunyi.
“EH aku laper, makan yok di tempat makan Café Gaul disitu, mau ga?” Tanya Doni. “Ayok!” Jawab serempak Livina, Lintang dan Shinta.. Lalu mereka menuju Café Gaul yang tidak jauh dari rumah pohon mereka.
Mereka ke Café Gaul hanya berjalan kaki, karena Cafenya tidak jauh dari Rumah pohon mereka. Setelah sampai, mereka memilih tempat duduk yang nyaman bagi mereka. Di Café Gaul banyak pengunjungnya, rata-rata di Café Gaul hanya anak Remaja. Setelah mencari-mencari, akhirnya dapat juga dan mereka lalu mendudukki bangku tersebut.
Pelayan dating dengan senyuman hangat dan sapaan yang hangat. Lalu pelayan tersebut memberi daftar makanan dan Minuman, Lalu mereka membuka daftar makanan:
Makanan:
Nasi Goreng Rp5.000,-
Nasi Putih Rp2.000,-
Nasi Merah Rp2.500,-
BeefSteak Rp10.000.-
Mie Ramen Rp9.000,-
Hamburger Rp6.000.-
FishBurger Rp7.000,-
Ayam Monogoreng Rp9.000,-
Bebek magoreng Rp9.500,-
Minuman:
Jus Strawberry Rp6.500.-
Jus Alpukat Rp6.000,-
Jus Mangga Rp4.000,-
Jus Gembira (Mangga Campur Alpukat) Rp7.000,-
Minuman soda (fanta, sprite, coke) Rp4.500
Teh/ Jeruk Hangat/ Dingin Rp600,-
Air mineral GRATIS!!!
~To Be A continued~
~To Be A continued~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar